• Kepala Sekolah
    Memberi Sepanjang Hayat

Ramadan, Momen Tingkatkan Etos Kerja

  • Oleh: adminmutu
  • 16 Juni 2017
  • 0 Komentar, Dilihat 677 Kali.

GONDANGLEGI – Di hari ke-21 bulan Ramadan 1438 Hijriah kali ini, keluarga besar SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi (SMK Mutu) menggelar pengajian umum dan buka bersama yang diikuti seluruh PTK. Selain itu turut hadir dalam kegiatan yang dipusatkan di Aula Lantai 2 SMK Mutu para Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Malang, Ibu-ibu Aisiyah dari Kecamatan Gondanglegi dan Pagelaran Kabupaten Malang. Hadir sebagai narasumber dalam pengajian yang dimulai sekitar pukul 16.00 tersebut Ketua PDM Kabupaten Malang Drs Mursidi MM.

Dalam kesempatan tersebut Drs Mursidi mengajak seluruh jamaah yang memenuhi Aula lantai 2 SMK Mutu untuk meningkatkan etos kerja. Tujuannya agar semua lini Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) semakin berkembang. Hal ini melihat kondisi AUM dari sektor pendidikan misalnya yang terus berkembang. Ada ribuan sekolah mulai tingkat SD hingga SMA/SMK yang menjadi kebanggaan Muhammadiyah. ”Jika dilihat secara nasional memang jumlahnya relative sedikit. Namun AUM selalu menjadi mercusuar dari setiap lini,” katanya.

Maka dari itu, agar semua AUM yang ada saat ini semakin menunjukkan perannya di masyarakat, dia meminta agar momen puasa Ramadan ini menjadi titik balik kebangkitan. Dia bahkan juga memberikan singkatan pada kata PUASA. P (pikiran positif) U (ucapan) A (aksi) S (senyum, salam, sapa) dan A (amal). ”Saya yakin jika puasa Ramadan ini menjadi titik balik untuk meningkatkan etos kerja maka seluruh AUM akan berkembang dengan baik dan sesuai harapan,” paparnya.

Dia menjelaskan, bekerja sebagai suatu rahmat. Maka atas nikmat pekerjaan yang merupakan rahmat tuhan ini harus dikerjakan sebaik-baiknya. ”Banyak yang masih mencari pekerjaan di luar sana. Di sini kita hanya tinggal mensyukuri rahmat tuhan ini dengan cara bekerja sebaik mungkin,” tuturnya.

Apalagi di SMK Mutu Gondanglegi yang merupakan salah satu AUM yang saat ini tengah menjadi perbincangan karene kiprahnya sudah sampai nasional. Presiden sudah pernah berkunjung ke sekolah yang memiliki siswa terbanyak se-Kabupaten Malang ini. Di sekolah ini banyak guru-guru hebat. Sedangkan guru sendiri merupakan pekerjaan mulia dan terhormat. ”Maka wajib hukumnya untuk selalu meningkatkan kinerja,” jelas dia. (Sahrul Hidayah)

Komentar
Silahkan Tinggalkan Komentar

Email Anda Tidak Akan Dipublikasikan.